Rabu, 31 Maret 2021

Lirik lagu Unspoken - Mirabeth Sonia (Lyrics)

This is the most magical song i've ever heard. This song really touched my heart. So, you have to listen to this song.


There's been war.

Inside my brain, inside my heart, I’m drowning in pain. But hey, it’s the most beautiful pain. I wish it won’t go away. So won’t you stay? Baby my love is unspoken. It’s been long, I still keep it. But I can’t keep fallin’ in love. Cause things will get broken. Oh, I can’t deny this feeling inside. Cause it’s eating me alive, it makes me cry. I’m in too deep and I can’t get out, I can’t get out. And I wish I could run away. But your eyes are telling me to stay. Baby my love is unspoken. It’s been long, I still keep it. But I can’t keep fallin’ in love. (Cause things will get broken) And if you could rip my heart open. You’d see that it’s bleeding Cause I can’t keep falling in love with you... I’ve been fighting this feeling, I can’t help my self from fallin’, I’m falling in deep. Your face on my ceiling, every night I am dreaming of you in my sleep. And I can’t just let it go But I just can’t take it no more Then again tell me what for If I tell you I love you so Baby my love is unspoken. It’s been long, I still keep it. But I can’t keep fallin’ in love. (Cause things will get broken) And if you could rip my heart open. You’d see that it’s bleeding Cause I can’t keep falling in love with you...With you…

Kamis, 02 Agustus 2018

The Real "Sanwacana"

Esti, terima kasih sudah mengatakan "evelyne, kamu jangan cuek sama teman-teman", walaupun tetep dicuekin sih, setidaknya berani juga.
Olin, terima kasih sudah menawarkanku masuk kelompokmu saat yang lain lupa kalau aku bagian dari kelas itu.
Veri, terima kasih sudah menjadi orang yang pertama yang membuat aku tertawa di kelas, konyol ya ternyata ceritanya kalau mau nikah, benar adanya.
Dwi utari, terima kasih sudah menjadi orang pertama mengajak berkenalan di GSG dan ngenalin aku ke yang lainnya juga.
Nailul, terima kasih sudah menemani aku untuk jalan kaki bareng ke kampus. Semua cerita selama di jalan itu masih inget loh hahaha, kadang ikut sedih.
Tari, terima kasih sudah memaksaku ikut jalan-jalan kelas, walaupun berubah pikirannya mepet pas bus udah jalan setidaknya ikut seneng-seneng.
Fega, terima kasih sudah menawarkanku main ke rumahmu, berasa punya keluarga deh.
Jusi, terima kasih sudah cupin bangku kalau mau ujiannya bu hervin, pagi banget staynya di kampus.
Tarissa, terima kasih sudah menjadi orang yang pertama yang menjengukku saat sakit, enak roti sama susunya hahaha to be honest itu menyentuh, kaget juga. Btw kalau rasa strawberry pasti lebih enak.
Khusnul, terima kasih sudah mengajarkanku arti kesederhanaan dan jiwa tempur sebenarnya. Sekarang aku jadi bisa survive!
Fikri, terima kasih sudah muncul waktu tragedi berantem depan gedung L, jadinya gue bisa ikut matkulnya pak wayan hehe sangat memalukan... oh satu lagi, pemikiran lu oke punya, sedikit terbuka pemikiran gue kalau ngobrol sama lu. TOP!
Indah, terima kasih sudah menandatangani kehadiran UAS fisika modern disaat ku gak rela buat ninggalin jakarta. Abisnya take home geh, kan home gue di jakarta hahhaa.
Alivia, terima kasih sudah membantu mengerjakan kuis gelombang optik disaat ku juga gak rela buat ninggalin jakarta. Untung bu hervinnya ga masuk kelas.
Lulu, terima kasih sudah menegorku untuk rajin masuk kuliah, abisnya waktu itu ga asik sih kelasnya. Abis umi tegor langsung rajin kan?
Fauzi, terima kasih sudah ngajarin nyanyi yel-yel waktu itu karena kita sekelompok, entah apa nama kegiatannya waktu itu.
Nur Syams, terima kasih sudah merelakan jam tanganmu untukku, love it!
Desi, terima kasih sudah menjadi patokanku jika mau bolos waktu awal-awal masa kuliah.hehehe
Nisaul, terima kasih sudah membantu menambah kuota mahasiswa di matkul kolokium! ga sia-sia kita dapet A.
Sigit, terima kasih sudah memilih bergabung denganku untuk kelompok MPF, sampe-sampe keluar dari kelompok sebelumnya.
Grego, terima kasih sudah membantu menyelesaikan alat tower tesla.
Diah, terima kasih sudah mengajak selfie bareng pertama kali, tapi masa malah pake HP gue.
Maretha, terima kasih sudah menjadi mahasiswa pembanding di seminar hasil, terima kasih untuk tulisan semangatnya.
Laya, terima kasih sudah memaksaku untuk ikut foto angkatan (gak nyesel gua).
Adila, terima kasih sudah membantu selama proses persiapan KKN kita, untung ada lo satu kecamatannya jadinya bisa main. Walaupun paling jauh cuma tempat tarjo wkwkwk
Raras, terima kasih sudah memberitahuku apa arti kata "kejel" wkwk oiya sama makasih banget atas kerjasamanya untuk menghitung konstanta planck! gue lupa deh itu emang kita berdua doang ya sekelompok?
Bella, terima kasih sudah mau menemani proses penyelesaian tugas akhir, mulai dari mikirin pengajuan judul di perpus, sampe kemaren malem kita udah di percetakan sentra aja. Peserta seminar tersetia nih lu, dateng mulu! ga pernah engga! ontime lagi! hahaha terima kasih sudah menjadi pendengar yang baik, terima kasih atas tabokan-tabokan alay lu. Akhirnya mau wisuda haha
Arina, terima kasih sudah meminjamkan charger laptop asusnya, beneran sangat membantu, disaat genting dan dateline banget soalnya.
Rai, terima kasih sudah menshare data-data keperluan PPL dan seminar, sangat membantu.
Azni, terima kasih sudah mengambil alih tugas fister bagianku, jadinya aku ga ngapa-ngapain deh.
Vinka, terima kasih sudah membantu menyelesaikan tugas fisika sekolah 1 (kita sekelompok), waktu itu bener-bener buta sama yang namanya RPP, cara nyusun indikator, KKOnya apa aja. Makasih ya vin sudah diajarin juga.
Yuni, terima kasih sudah menyambut dengan baik saat berkunjung kerumahmu padahal dadakan. Terima kasih sudah ngajakin ke tempat tekwan terenak di bukit haha terlebih lagi makasih sudah menjadi informan keberadaan pak ismu. Salam pengabdi!
Nova, terima kasih sudah selalu menyediakan tempat istirahat disaat suntuk, kosan nova terbaik.
Nufus, terima kasih sudah menjadi moderator tersetia. Terbaik emang! Bikin roket beneran yok!
Kadek, terima kasih sudah memberi pemandangan yang apik di kelas hehehe
Devi, terima kasih sudah menjadi partner belajar selama mata kuliah fisika material. Tugas, kuis, UAS always bareng. Akhirnya A!
Irma, terima kasih sudah membuat tertawa dengan tingkah lebaynya dan terima kasih untuk berkas keperluan komprenya. Akhirnya gue kompre ma! wkwkwk
Tiara, terima kasih sudah memberikan info-info untuk cara bimbingan dengan pak CE hahaha


Semua terjadi bukan karena kebetulan. Faktanya, cara menyentuh hidup seseorang tidak harus dengan sesuatu yang besar. Setiap tindakan,  setiap perilaku, setiap ucapan, setiap cara pandang selalu membekas.

(Bandar Lampung: 2018)







Sabtu, 17 Februari 2018

Impian Terbaikku



Setumpuk tugas ada di hadapanku malam ini, di ruang tempat aku beristirahat. Ku mulai dengan mengerjakan tugas matematika, sambil mendengar lantunan lagu dari handphone. Tak lama ku letakkan pensilku dan sejenak merebahkan tubuh, entah untuk apa hal itu aku lakukan. Tiba-tiba dalam pikirku terlintas tentang impian masa kecil.
Dari kecil aku senang melihat seorang Guru, dengan membawa tas dan buku-buku pelajaran. Walaupun Guru itu tidak berasal atau tidak mengajar di sekolahku. Setiap melihat mereka, aku selalu berkata “nanti aku akan menjadi seperti itu” sambil menunjuk. Saat aku duduk di bangku Sekolah Dasar, aku pernah mendapat PR untuk menceritakan cita-citaku. Dirumah Mama bertanya “PR apa saja yang di berikan bu Guru?”, aku menjelaskan. Lalu Mama bertanya “memang kamu ingin menjadi apa?”, dengan polos aku menjawab “mau jadi Ibu Guru, Ma”. Mama tersenyum dan membantuku mengerjakan PR ku itu.
Saat di sekolah, PR yang sudah diberikan itu dikumpulkan dan kami di minta untuk menceritakan tentang cita-cita kami masing-masing. Pada saat giliranku, aku gemetar karena harus bercerita di depan kelas. Awal bercerita,aku mengatakan “aku ingin menjadi Guru yang luar biasa dan di sayangi anak-anak”, belum sempat aku melanjutkan cerita, teman-teman sekelasku pada tertawa, seolah-olah itu hal yang di anggap remeh. Akan tetapi Ibu Guru meminta semuanya diam dan menyuruhku melanjutkan ceritaku. Aku menceritakan seluruh cita-cita dan impianku, dan memang teman-teman sekelasku tidak ada yang bertepuk tangan seperti halnya teman-temanku yang lainnya, tetapi Ibu Guru dengan senyum yang indah dia berkata “kamu hebat evelyne”. Rasanya senang sekali, dan mulai saat itu aku bertekad untuk mewujudkan seluruh cita-cita dan impianku.
Itulah sedikit cerita tentang masa kecilku dan awal dari segala sesuatu yang aku cita-citakan dan impikan. Benar sekali, aku sangat berkeinginan menjadi seorang Guru yang luar biasa dan kalian tahu? Aku berkeinginan mendirikan sebuah sekolah yang sangat besar untuk mereka yang belum pernah bersekolah. Sekolah yang akan menampung seluruh aspirasi dan ide-ide kreatif anak. Sekolah yang akan menghasilkan anak-anak bangsa yang sangat luar biasa yang akan mengharumkan nama bangsa Indonesia ini.
Khayalku, bahwa suatu saat nanti aku akan memasuki gedung sekolah yang besar, melewati gerbang dengan memakai bleazzer, membawa beberapa materi pelajaran dan seluruh orang yang aku lewati memberikan senyuman dan berkata “selama pagi, Bu” , yakni orang-orang itu ialah siswa-siswaku, rekan guru, dan seluruh warga sekolah lainnya. Hal ini tidak hanya kujadikan sebuah khayalan semata, akan ku buat menjadi nyata.
Anak bangsa harus tetap berkarya, itu yang selalu memotivasiku. Saat ini dan sampai kapan pun, cita-cita dan impianku tak akan aku rubah. Perjalanan masih panjang dan rintangan masih banyak. Akan tetapi,  aku takkan menyerah sedikit pun dan selalu berjuang serta berdoa untuk mewujudkan seluruh cita-cita dan impianku.
Aku menghela nafas dan kembali mengerjakan tugas.

Minggu, 23 Maret 2014

Dedicated for Martha, Priskila & Grace



Kala itu..
Kita mulai mengenal sisi diri satu sama lain

Dekat..lebih dekat.. dan semakin dekat

Tawa kamu, kamu, kamu dan aku
Menjadi tawa kita

namun..
berjalannya waktu tak pernah dapat terasa dan terhitung..
3 detik..
3 menit..
3 jam..
3 bulan..

bahkan 3 tahun..  

kawan..
bukan perjalanan singkat semua kisah persahabatan dan pertemanan kita
bukan sebuah ketidaksengajaan kisah ini diurai
bukan pula sebuah kebodohan..

diawali
dari sebuah kesendirian,
sebuah senyum sapa
sebuah kalimat "hei, boleh aku berkenalan?""
dihiasi kalimat "untung aku kenal kamu!""
namun, kadang juga dipadu "aku kecewa.. aku marah.. padamu dan pada sikapmu..""
tapi pada akhirnya "maafkan aku yaa.. aku sayang padamu, kawan..""



jarak..
bukan sebuah alasan untuk
melupakan..
bukan sebuah alasan untuk
menjauh..
bukan sebuah alasan untuk
bisa mengatakan "aku lupa, kamu siapa yaa?"
bukan sebuah alasan untuk
tidak menghargai..
bukan sebuah alasan untuk
memisahkan tali pertemanan dan persahabatan itu..


“”Sebab persahabatan bukanlah bagaimana menghabiskan waktu bersama”” 

Saat memejamkan mata ini sejenak
Air mata menetes membasahi pipi
Jauh dalam hati akan selalu yakin
Kalian sahabatku

Dear sahabat..
Aku tak tahu cara berterimakasih, tapi aku sangatlah beruntung mempunyai kalian.


Minggu, 19 Mei 2013

Perjuangan Takkan Berakhir

Dear kamu,
Hari ini adalah pertandingan sepak bola antar sekolah tingkat Nasional, pertandingan hari ini adalah pertandingan ntuk menentukan masuk atau tidaknya ke semifinal. Aku dan teman se-tim benar-benar melakukan persiapan dengan baik, dari pemanasan, peraga teknik, hingga pengaturan posisi dan pola permainan. Ya, aku dapat posisi menjadi striker, lebih tepatnya striker sebelah kiri.

Setelah segala persiapan itu selesai, kini giliran kami yang bertanding. Kami bersiap dilapangan dengan posisi kami masing-masing, menunggu peluit dari wasit yakni tanda dimulainya pertandingan. Peluit pun di tiupkan, kami bermain dengan maksimal, dan kami mampu memenangkan pertandingan itu. Luar biasa kebahagiaan kami semua, kami masuk babak semifinal dan mendapat lawan pemenang bertahan di event sebelumnya.

Ada waktu istirahat sebelum pertadingan dimulai kembali. Kami beristirahat dengan cukup, meregangkan otot-otot kaki sejenak.

Beberapa jam berlalu, kami kembali melakukan segala persiapan. Karena ini semifinal dan lawanya ada juara bertahan sebelumya, ini menjadikan adrenalin kami meningkat dua kali lipat. Seluruh pemain sudah diminta bersiap-siap dilapangan. Akan tetapi, peluit tak kunjung di tiupkan, "ada apa ini?" tanyaku dalam hati. Ternyata seluruh panitia memperdebatkan tentang pemain yang berkacamata, karena di pertandingan sebelumnya ada pemain yang robek bagian mata kena kacamata. Wah disitu aku bener-bener deg-degan soalnya aku kan pakai kacamata, takut tidak boleh main. Setelah itu, kacamata ku diminta olehnya para wasit dan panitia, teman-temanku berkata "tolong pak/bu bolehin main,itu kacamata plastik, kemarin aja baik-baik saja". Kacamataku diperiksa oleh beberapa pihak dan pada akhirnya kacamataku lolos seleksi, itu tandanya aku bisa main dalam pertandingan dengan memakai kacamata, tapi sebelum bertanding, aku diperingati oleh wasit untuk menjauhkan hal-hal yang berisiko besar. Dan kukatakan "ya", pluit di tiupkan dan pertandingan dimulai. Kami berusaha lebih keras dan bersemangat tanpa ragu-ragu. Babak pertama skor seri yakni 0-0. Dilanjutkan babak kedua, dibabak ini tim kami banyak di diciderai. Tapi hal itu tetap tak memupuskan harapan kami. Kami tetap berusaha bahkan lebih fokus dan non emosional, perlahan tapi pasti. Pertandingan sudah memasuki injury time, itu artinya sudah tinggal 1,5 menit tersisa. Ya tapi apa daya, keberuntungan sedang tidak berpihak, di  detik-detik seperti itu kami kebobolan, ya kiper sudah menangkap tapi tangannya tak mampu menahan karena di perandingan sebelumnya tangannya bengkak. Pluit tanda selesainya pertangdingan pun bunyi. Dengan skor akhir 0-1, kami kalah. Walaupun seperti itu, kami tetap senang karena kami sudah berusaha dengan baik dan maksimal. Kini harapan kami adalah merebut posisi ketiga, dimana kami akan melabuh. Kami akan lebih banyak latihan untuk mempersiapkan pertandingan selanjutnya ini.

Dan pelajaran hari ini adalah bahwa dalam setiap pertandingan dibutuhkan sebuah perjuangan, dan perjuangan itu dilapisi dengan ketekunan dan kesabaran. Tanpa perjuangan, tidak akan menjadi apa-apa. Bukan masalah menang atau kalah, tapi bermain dengan maksimal atau tidaknya.

Kamis, 23 Agustus 2012

Cerita di Hari Ulang Tahunnya



She Said :

Belakangan ini banyak banget yang bikin gue kecewa & ninggalin hal gaenak. Tapi gue berusaha tetap pendem & akhirnya gue share ke beberapa orang terkasih. Semalem, 15 menit menjelang 00.01 tgl 23 agustus 2012 gue syafaat. Gue lepasin semua beban & ngerasa hidup baru setelah syafaat & baca firman. Setelah mata bengkak, nafas udah bisa diatur, gue cek hp. Gue dapat 2 voice note yang bikin gak karuan senengnya. VN ke 1: ucapan selamat. VN ke 2: doa. Yg paling bikin gue ngerasa gak karuan itu, yang kasih VN itu seseorang yg lagi ngalamin sakit yang mncapai 39 derajat & vertigo nya lg kambuh :'(

Siangnya, gue dikejutkan dengan suara "Dinaa! Dinaa!" manggil dr luar rumah. Pas gue keluar, ada Elfrida dan Cyntia serta saudari terkasih gue! 

Guess who?
she is dan orang yang kasih gue VN tadi!

Dan, siangnya gue pergi bareng mereka dan ketemu sm ka Angie. Dan sampe malam (sampe gue kelar kelas malem) pun seseorang yg kasih VN itu. Masih setia nungguin gue di semanggi dan nganter gue sampe depan rumah. Di kelas, tiba-tiba ada chat "Diee cepetan keluar skrg!!" ini chat dr sesepuh gue. Ketua 11-12 & setelah gue keluar kelas. Ada 4 org wanita-wanita cantik pake birthday hat & bawain kue! Betapa sayangnya gue sm mereka! :') [ ].

Selesai kelas, gue minta berbagi sedikit rejeki sm anak" kelas & dosen baru yang baik, Pak Faisal, yang katanya baru ulang tahun tgl 20 kemaren. Stlh itu kumpul sm 'pelangi' dan bersyukur gue punya mreka.


Lanjut lagi, dikasih wakil, sahabat, saudara terkasih hadiah yg super duper sweet & gokil! betapa sayangnya gue sama anak ini! :")  Juga emak yang selalu gue gangguin di kelas, tadi ngasih birthday card & di kelas cium gue gitu hahaha cc: . Love you maaak! :*
Trus birthday hat yang banyak banget doanya dari neng geulis . Uuu makasii mba petra sayang!!

Sohib nge-gila, nge-curcol, nge-ngga jelas yg dr kemaren dengerin curhatan gue mulu dan toa-in selamat ulang tahun hahaha cayang nia :*  Then, duo paling caur dan rame ini yang selalu ceria setiap saat hahaha. what a lovely Duo Macan :))

Lalu, seseorang yg udah akrab & teman egois"an, ketawa, curhat"an, dll yg gue ga ngerti knp anak ini tetap jadi teman setia gue :) . Dan inilah wanita luar biasa yg padahal lagi sakit, ngirim VN & surprise. I really love her so much! cc:

Pertama dan terakhir. Biggest thanks for my Alfa and Omega. The truth and the life. King of Majesty! My best God, Jesus.. :') 

 One sweet thing from the sweet one :)


Sabtu, 16 Juni 2012

INILAH



Ruangan kosong dengan suara membisu
Cahaya gelap menemani
Decitan pintu terdengar suara
Hembusan angin berhenti sejenak
Jalan perlahan
Tanpa tahu arah kaki melangkah
Penuh kesedihan dan cemas


Di ujung......
Bendera melambai dengan cepat
Cahaya terang mulai menyapa
Menghampiri dengan rasa damai
Menemani penuh kesetiaan
Senyuman muncul tiada tara
Kaki tak menyentuh apapun
Melayang dan entah pergi kemana