Kala itu..
Kita mulai mengenal
sisi diri satu sama lain
Tawa kamu, kamu, kamu dan aku
Menjadi tawa kita
namun..
berjalannya waktu tak pernah dapat terasa dan
terhitung..
3 detik..
3 menit..
3 detik..
3 menit..
3 jam..
3 bulan..
bahkan 3 tahun..
3 bulan..
bahkan 3 tahun..
bukan perjalanan singkat semua kisah persahabatan dan pertemanan kita
bukan sebuah ketidaksengajaan kisah ini diurai
bukan pula sebuah kebodohan..
diawali dari sebuah kesendirian,
sebuah senyum sapa
sebuah kalimat "hei, boleh aku berkenalan?""
dihiasi kalimat "untung aku kenal kamu!""
namun, kadang juga dipadu "aku kecewa.. aku marah.. padamu dan pada sikapmu..""
tapi pada akhirnya "maafkan aku yaa.. aku sayang padamu, kawan..""
jarak..
bukan sebuah alasan untuk
melupakan..
bukan sebuah alasan untuk
menjauh..
bukan sebuah alasan untuk
bisa mengatakan "aku lupa, kamu siapa yaa?"
bukan sebuah alasan untuk
tidak menghargai..
bukan sebuah alasan untuk
memisahkan tali pertemanan dan persahabatan itu..
“”Sebab persahabatan bukanlah bagaimana menghabiskan waktu bersama””
Saat memejamkan mata ini sejenak
Air mata menetes membasahi pipi
Jauh dalam hati akan selalu yakin
Kalian sahabatku
Kalian sahabatku
Dear
sahabat..
Aku
tak tahu cara berterimakasih, tapi aku sangatlah beruntung mempunyai kalian.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar